Sunday, December 28, 2008

Cara Pindah Hosting dan Memindahkan File Hosting Lama Ke Hosting Baru

CO.CC:Free Domain



Jika anda belum memiliki domain sendiri dan ingin membeli domain murah klik disini. jika sudah memiliki domain sendiri dan ingin pindah hosting lakukanlah langkah-langkah berikut ini.

1. Backup Data Anda

Lakukan Backup Data dari control panel lama Anda, jika control panel lama anda menggunakan CPanel silahkan klik menu BackUp. Silahkan pilih Backup , kemudian pilih Download a home directory Backup . Untuk backup database, anda bisa klik nama database di pilihan Download a MYSQL Database Backup. Akan muncul informasi download dari browser kemudian download file file backup tersebut.

2. Restore Data Anda

Kebalikan dari proses nomer 1, silahkan login ke CPanel Hosting yang terhubung dengan DERAIBALI.COM, kemudian masuk kembali ke menu Backup. Jika Anda ingin merestore home directory, silahkan isi path dari file backup yang dilakukan pada langkah kedua pada menu Restore a Home directory Backup , kemudian klik upload. Jika ingin merestore database, silahkan pilih menu Restore a Mysql database , kemudian klik upload . Sistem akan mengekstrak data secara otomatis.

3. Ganti NS Domain Anda

Saat Anda membeli domain, seharusnya anda mendapatkan control panel untuk memanage domain anda. Jika anda tidak mempunyai atau tidak mengetahui hal itu, silahkan kontak penyedia domain anda untuk melakukan perubahan. Informasi Name Server (NS) deraibali.com Hosting dapat dilihat di email Anda. Anda tinggal merubah dari NS lama anda ke NS yang baru (mis: ns1.deraibali.com dan ns2.deraibali.com). Setelah itu, silahkan tunggu 3 ~ 48 jam agar domain Anda bisa dikenali kembali (resolved)

Selamat mencoba.
Web Hosting
Read More...

10 Tips Agar Situs Anda Banyak Dikunjungi

Anda mempunyai website, tapi kurang pengunjung. Mungkin anda membutuhkan tips-tips berikut ini supaya website anda mendapatkan banyak pengunjung.

Anda tawarkan content orisinil. Sangat penting untuk memberikan informasi yang tidak tersedia di website lain kepada pengunjung website anda.

Anda tawarkan software gratis. Banyak orang yang mengakses internet ingin mencari-cari software-software GRATIS yang dapat digunakan di komputer pribadinya. Misalnya: kalender, game-game ringan, organizer, reminder, dll.

Anda tawarkan Quiz atau Polling. Sudah menjadi karakter seseorang yang ingin memenangkan sesuatu. Coba anda buat quiz atau contest sederhana untuk membuat seseorang berhenti di website anda. Misalnya: Polling mengenai kebijakan pemerintah, atau quiz menebak gambar seseorang dll.

Anda buat directory yang menampung daftar alamat atau daftar mailing list, yang kira-kira dibutuhkan oleh seseorang di internet.

Anda tawarkan kepada pengunjung anda E-zine GRATIS. Seseorang kadang membutuhkan informasi secara reguler yang masuk ke INBOX emailnya, karena hal ini dapat menghemat banyak hal, misalnya waktu.

Anda bangun komunitas melalui website anda. Misalnya anda menggalang orang-orang yang punya hobby mengkoleksi perangko, anda buatkan forum diskusi untuk wadah para kolektor perangko tersebut.

Anda tawarkan program afiliasi kepada pengunjung website anda. Seseorang membutuhkan uang, mungkin untuk menutup biaya operasional selama dia mengakses internet. Dengan anda membuat program afiliasi, maka pengunjung akan lebih sering mengakses website anda.

Anda sediakan di website utilitas yang mungkin bermanfaat untuk pengunjung website anda. Misalnya: email gratis, free auto-responder, search engine, dll.

Dan tidak kalah penting, anda dapat menyediakan berita yang terkini. Bisa anda batasi, misalnya berita khusus kriminal, atau berita khusus ekonomi, dll.

Anda punya produk yang ingin ditawarkan? Sediakan free sample di website anda.
Read More...

Cara Mudah Membuat Google Sitemap

Sebenarnya buat apa sitemap google itu? Sitemap sendiri kurang lebih merupakan sesuatu yang menggambarkan denah dari sebuah situs web. Jadi sitemap memuat informasi mengenai halaman apa saja yang ada di sebuah website, file-file gambar apa saja yang ada di sebuah website. Lantas apa itu sitemap google? Sitemap google kita buat supaya google lebih cepat mendapatkan isi website kita, terkait dengan Busby SEO Test (Search Engine Optimization).

Membuat sitemap google harus mempunyai account di google terlebih dulu, jadi bagi yang belum punya silakan daftar terlebih dulu di google.

Untuk memulai membuat sitemap silakan buka http://www.google.com/webmasters. Kemudian klik pada link “Webmaster tools (including Sitemaps)”.

Setelah itu silakan login dengan mengisikan username dan password account google anda. Apabila login anda sukses maka akan ditampilkan halaman depan dari Webmaster Tools. Langkah pertama kali adalah anda mengisikan alamat web anda ke kotak masukan seperti berikut ini:

Isikan nama web site anda di kotak isian, kemudian tekan tombol OK.

Kemudian silakan verifikasi, bahwa anda adalah pemilik website tersebut, klik pada link “Verify your site”.

Pilih mode verifikasinya, misalnya “Upload an HTML file”. Pilihan ini mengharuskan anda membuat file kosong dengan nama file tertentu kemudian file tersebut diupload ke hosting web anda.

Untuk pilihan add a META tag, anda akan diminta menambahkan tag html ke dalam file index di web anda.

Selanjutnya, silakan buat file kosong dengan nama file, misalnya, seperti yang ditunjukkan pada gambar. Setelah file kosong selesai dibuat, silakan upload file tersebut ke public_html dari web hosting anda. Kemudian klik tombol verify.

Apabila file verifikasi yang anda buat dan upload tadi bisa terbaca oleh web server, maka proses verifikasi selesai, dan akan menampilkan seperti pada gambar:

Kemudian, bisa anda lanjutkan untuk membuat sitemapnya. Silakan klik menu link “My Site”.

Maka akan ditampilkan halaman depan dari Webmaster tools anda, juga ditampilkan daftar situs web yang sudah anda daftarkan,

berikut dengan statusnya.

Untuk menambahkan sitemap pada situs web yang sudah anda daftarkan, silakan klik link “Add a Sitemap”.

Tapi sebelumnya sebaiknya anda buat dulu file sitemapnya. Silakan buka editor favorit anda, misalnya: Dreamweaver, PHPEd, Winsyntax, atau bahkan notepad, bagi pengguna linux bisa menggunakan vi, joe, atau bahkan emacs < ![endif]–>

Format dari file sitemap adalah seperti berikut:

loc: adalah alamat URL dari website anda atau suatu halaman di web anda

lastmod: kapan terakhir kali dimodifikasi halaman tersebut

changefreq: periode perubahan (always, hourly, daily, weekly, monthly, yearly, atau never)

priority: prioritas pencatatan oleh search engine google

Setelah anda selesai membuat file sitemap anda, beri nama file tersebut, misalnya sitemap.xml, sebaiknya berekstensi .xml, kemudian upload ke direktori public_html di web hosting anda.

Langkah selanjutnya adalah kembali ke halaman webmaster tools di google tadi, setelah melakukan klik pada “Add a Sitemap”, maka anda diminta menentukan type sitemapnya. Silakan gunakan “Add General Web Sitemap”.

Kemudian isikan alamat URL lengkap dari sitemap anda, misalnya: http://www.derabali.com/sitemap.xml. Kemudian klik tombol “Add Web Sitemap”.

Silakan tunggu beberapa menit, kemudian refresh, maka status OK akan muncul pada sitemap yang anda buat.

Selamat Mencoba!
Read More...

Yahoo! Multi Messenger Lewat Regedit

Kemaren-kemaren saya mendapatkan masalah dalam penggunaan Yahoo Messenger. Dikarenakan ID kantor harus Online 24 jam sedangkan ID saya juga ga mau kalah donk mau online juga. Dulu saya gunakan 2 aplikasi untuk membuat yahoo ID 22nya online yaitu menggunakan yahoo messenger dan pidgin, yang dimana pidgin merupakan salah satu aplikasi untuk chat yang sebenarnya dulu adanya hanya untuk linux tapi sekarang sudah banyak tersedia untuk windows juga. Nah karena keribetan saya menggunakan 2 aplikasi tersebut akhirnya saya mencari solusi sana-sini dan akhirnya saya mendapatkan cara yang lebih efektif dibandingkan saya harus menggunakan 2 apliasi. Yaitu dengan cara saya sedikit merubah yang namanya isi di dalam regedit.

Regedi merupakan registri yang ada di dalam windows, memang aga berbahaya kalau anda tidak bener2 paham mengenai regedit tetapi anda memaksakan untuk oprek 1/1. Pernah kejadian teman saya mengikuti sebuah buku yang ga bisa saya sebutkan judul bukunya tetapi itu buku memandu untuk otak-atik regedit, temen saya mencoba mengikuti buku tersebut ternyata terjadi beberapa kesalahan edit. Akhirnya sistem operasinya pun menjadi tidak berjalan dengan baik, pas pertama booting langsung restart lagi. Nah untuk rekan-rekan mohon di perhatikan ya hal-hal kecil seperti itu.

Sekarang kita mulai saja untuk membuat agar aplikasi yahoo kita bisa jadi multi messenger. Caranya adalah:

anda masuk ke dalam regedit dengan cara start –> run –> regedit, setelah anda masuk ke dalam regedit berikutnya anda masuk ke dalam directory HKEY_CURRENT_USER -> Software -> yahoo -> pager -> Test, kemudian anda membuat dword yang diberinama plural [klik kanan -> NEW -> DWORD Value -> plural] dengan berisi:

Value data :
2
base:
Hexadecimal

kemudian setelah itu anda keluar dari regedit kemudian anda coba klik yahoo mesengernya kemudian login. Terus setelah itu anda klik kembali palikasi yahoo messenger yang ada di start menu atau di desktop. maka akan muncul kembali login yahoo messenger untuk ID yang ke 2 dan seterusnya……
Read More...

Hapus Status YM yang Tidak Dipakai

Ganti-ganti status YM memang enak, tapi klo status tersebut udah ga kepake lagi, lebih baik dihapus.

Nah, setelah bertanya ke om Google, ketemu jawabannya gimana cara ngapus status YM.

Dari om Google, ada 2 cara. Seperti biasa, cara pertama adalah cara manual, dan cara kedua cara yang lebih mudah.

Sipp, kita mulai cara pertama:

  1. Buka Registry Editor (Start -> Run, ketik regedit)

  2. Di Registry Editor, masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\yahoo\pager\profiles\{userYM}\ Custom Msgs

  3. Untuk menghapus status YM, hapuslah key berikut ini:





    • {nomorUrutStatus}



    • {nomorUrutStatus}_bin



    • {nomorUrutStatus}_DND




ganti {nomorUrutStatus} dengan nomor urut status kostumasi kita

Klo merasa bingung pake cara pertama, pakai cara kedua:

  1. Download program untuk edit / hapus status YM disini

  2. Baca petunjuknya baik-baik (petunjuknya mudah koq, tapi bahasa inggris), lalu jalankan program tersebut


Dikutp dari http://priyoatmojo.blogspot.com
Read More...

Saturday, December 20, 2008

4 Langkah Cepat Terindeks Oleh Google

satu pertanyaan yang sering gue denger biasanya ini, "kenapa halaman web saya nggak terdaftar di hasil pencarian search engine?". dan jawaban gue biasanya sama aja. jadi daripada nanti gue buang waktu menjawab pertanyaan yang sama, mendingan gue catet disini.
1. Gunakan Google Sitemaps.

bosen, basi, lame. emang, tapi gue tetep bilang sekali lagi. gunakan Google Sitemaps! kalo masih ada yang nanya kenapa, bilang disuruh poetra-one.

tanya Dental atau cek tutorial gue kalau mau tau cara bikin sitemap.
2. Buatlah Sebuah Site Map

site map lagi? iya, tapi yang gue maksud ini site map "beneran". itu loh, halaman yang isinya link ke seluruh bagian website kamu.

tapi kamu tetap harus "menggiring" crawler ke halaman ini. caranya cukup letakkan link ke halaman site map di bagian atas dan bawah kode HTML semua halaman kamu. soalnya dua lokasi ini bisa dibilang "hotspot" buat crawler.
3. Manfaatkan Robots.txt

masih tentang menggiring crawler. file robots.txt berguna untuk memblokirnya dari lokasi-lokasi yang nggak diinginkan.

sebenernya nggak penting juga sih. tapi demi kontrol total, paling ngga kamu bisa tidur nyenyak malem ini setelah tau kalo teman kita si crawler ngga mampir ke Circle K dulu.
4. Dapatkan Link Eksternal

nah ini yang paling penting. dan jangan cuma dapetin link untuk halaman utamanya. usahakan halaman lain di website kamu juga dapet jatah link yang cukup merata.

buat gue itu cuma one click away. cukup dengan mengirim ping, lalu kirim ke semua layanan social bookmarking yang gue tau.

emangnya situ pikir ikon-ikon kecil dibawah itu cuma pajangan? :D

tapi selain itu banyak cara lain kok. bisa lewat press release, kirim ke direktori artikel, etc.
The End

ya kurang lebih gitu aja kok, gampang kan? kalo kamu cukup cepat, gue jamin dibawah seminggu kamu udah bisa liat hasilnya.

tapi harus gue akuin sih, khususnya langkah terakhir ngga bisa diterapkan ke semua jenis website. karena berbagai jenis website juga perlu metode SEO yang beda pula. tapi kalau website kamu jatuh di kategori itu, dan masih punya masalah untuk terindeks oleh search engine. well, buzz me at br4inwash3r [at] yahoo.com :D

update : sekedar untuk nunjukin maksut gue. jadi artikel ini sudah masuk indeks Google pada hari ini juga, hanya dalam 2 jam setelah diterbitkan. cek status cache , bandingkan waktu penerbitan dan waktu terindeks.

paham kan? jadi lupain aja tuh segala BS tentang submit url ke ribuan search engine. karena yang kamu perlu cuma 4 langkah sederhana diatas. end of story!
Read More...

Search engine optimization (SEO)

Busby SEO Test Search engine optimization (SEO) is the process of improving the volume and quality of traffic to a web site from search engines via "natural" ("organic" or "algorithmic") search results for targeted keywords. Usually, the earlier a site is presented in the search results or the higher it "ranks", the more searchers will visit that site. SEO can also target different kinds of search, including image search, local search, and industry-specific vertical search engines.

As a marketing strategy for increasing a site's relevance, SEO considers how search algorithms work and what people search for. SEO efforts may involve a site's coding, presentation, and structure, as well as fixing problems that could prevent search engine indexing programs from fully spidering a site. Other, more noticeable efforts may include adding unique content to a site, ensuring that content is easily indexed by search engine robots, and making the site more appealing to users. Another class of techniques, known as black hat SEO or spamdexing, use methods such as link farms and keyword stuffing that tend to harm search engine user experience. Search engines look for sites that employ these techniques and may remove them from their indices.

The initialism "SEO" can also refer to "search engine optimizers" or "Search Engine Optimizician", terms adopted by an industry of consultants who carry out optimization projects on behalf of clients, and by employees who perform SEO services in-house. Search engine optimizers may offer SEO as a stand-alone service or as a part of a broader marketing campaign. Because effective SEO may require changes to the HTML source code of a site, SEO tactics may be incorporated into web site development and design. The term "search engine friendly" may be used to describe web site designs, menus, content management systems, URLs, and shopping carts that are easy to optimize.

Busby SEO Test
Read More...

Tips Membuat Web listing di Google

apakah Anda sangat merasa bingung dan stress karena website anda tidak terdaftar atau terlisting di google ataupun pada search engine dunia lainnya seperti yahoo, MSN, Altavista, Allther, dan lain - lain ? Mari kita membahasanya secara bersama - sama. Kami mengutamakan membuat website dengan desain minimalis yang ringan, cepat dan dirancang untuk bersaing di search engine (Google dll) menjaring buyer di internet. Meskipun desainnya ringan tapi sesungguhnya banyak aturan khusus untuk membuatnya. Sedangkan website yang ber-animasi dan full image akan berat dan sulit dikenali Search Engine.

Langkah - Langkah yang perlu kita cermati dalam membuat sebuah website agar mudah ter-index oleh google search engine adalah:

1. Memlilih dama domain
Nama domain akan menjadi keyword pencarian sebuah obyek yang di cari di internet. Oleh sebab itu nama domain dianjurkan sesuai dengan nama obyek yang kita jual, destinasi produk yang kita jua atau produk yang kita jual.

2. Memilih Tempat Hosting.
Hindari pemilihan tempat hosting atau server penyimpanan data web anda yang sering bermasalah atau sering down dan sangat di anjurkan jangan memilih tempat hosting yang berlkasi di Indonesia. Mengapa ? Server yang sering down akan mempengaruhi kinerja anda dan terutama akan berpengaruh terhadap kinerja robot search engine. Robot search engine tidak akan melakukan spider website anda jika website anda dalam keadaan trouble/down. Kemudian untuk server indonesia, di luar negeri akses website yang lokasi datacentre indonesia atau server di Indonesia sangat lambat, karena bandwithnya sangat kecil jika di akses di Luar negeri, namun sebaliknya jika diakses di indonesia sangat cepat. Di sini robot search engine tidak akan men-spider web loading slow/lambat. Lagi - lagi websitenya bermasalah.

2. Design Web Ringan
Setelah anda sudah menentukan nama domain dan tempat hosting yang cocok, langkah selanjutnya adalah design website. Disini sangat dianjurkan agar wdesignnya jangan menggunakan aplikasi - aplikasi yang sangat berat yang mebuat loadingnya sangat lambat karena robot search engine juga tidak suka dengan gaya design yang loading lambat apalagi aplikasi flash yang berat atau java/ java script yang berat -berat. Singkatnya, Artistik, simple and friendly.

3. Meta Tag
Isi di sini title web anda Penggunaan meta tag harus sinkron antara isi atau content website. Misalahnya: Pertama, Untuk Meta Title : . Kedua, Meta Description: content="isi di sini description website anda"> Ketiga, Meta keyword content="isi di sini keywords website anda"> dan yang Keempat Robot: "".

Antara title, description dan keywors harus sinkron dengan isi website anda yang ada pada body page atau lembaran web anda. Antara page awal dengan page yang lain harus beda sesuai dengan content di halaman yang bersangkutan.

4. Broken Link
Perlu diingatkan agar website yang dionlinekan itu tidak broken link. Usahakan link - link dari page awal sampai ke page - page yang lain tidak bermasalah atau bisa diakases, sehingga tidak mengganggu dalam proses browsing oleh user dan lebih penting oleh robot search engine.

5. Submiting
Setelah anda melakukan langkah 1, 2, dan 3 di atas selanjutnya anda melakukan submit, tukaran link, isi guestbook, masuk di forum dan beri komentar di blog orang dan lain-lain. Hal ini sangat mempengaruhi posisi website anda pada lalulintas internet dunia dan berpengaruh terhadap page rank.
Read More...

Using jQuery with Other Libraries

General


The jQuery library, and virtually all of its plugins are constrained within the jQuery namespace. As a general rule, "global" objects are stored inside the jQuery namespace as well, so you shouldn't get a clash between jQuery and any other library (like Prototype, MooTools, or YUI).

That said, there is one caveat: By default, jQuery uses "$" as a shortcut for "jQuery"


Overriding the $-function


However, you can override that default by calling jQuery.noConflict() at any point after jQuery and the other library have both loaded. For example:
 <html>
<head>
<script src="prototype.js"></script>
<script src="jquery.js"></script>
<script>
jQuery.noConflict();

// Use jQuery via jQuery(...)
jQuery(document).ready(function(){
jQuery("div").hide();
});

// Use Prototype with $(...), etc.
$('someid').hide();
</script>
</head>
<body></body>
</html>

This will revert $ back to its original library. You'll still be able to use "jQuery" in the rest of your application.

Additionally, there's another option. If you want to make sure that jQuery won't conflict with another library - but you want the benefit of a short name, you could do something like this:
 <html>
<head>
<script src="prototype.js"></script>
<script src="jquery.js"></script>
<script>
var $j = jQuery.noConflict();

// Use jQuery via $j(...)
$j(document).ready(function(){
$j("div").hide();
});

// Use Prototype with $(...), etc.
$('someid').hide();
</script>
</head>
<body></body>
</html>

You can define your own alternate names (e.g. jq, $J, awesomeQuery - anything you want).

Finally, if you don't want to define another alternative to the jQuery name (you really like to use $ and don't care about using another library's $ method), then there's still another solution for you. This is most frequently used in the case where you still want the benefits of really short jQuery code, but don't want to cause conflicts with other libraries.
 <html>
<head>
<script src="prototype.js"></script>
<script src="jquery.js"></script>
<script>
jQuery.noConflict();

// Put all your code in your document ready area
jQuery(document).ready(function($){
// Do jQuery stuff using $
$("div").hide();
});

// Use Prototype with $(...), etc.
$('someid').hide();
</script>
</head>
<body></body>
</html>

This is probably the ideal solution for most of your code, considering that there'll be less code that you'll have to change, in order to achieve complete compatibility.

Also see: Custom Alias


Including jQuery before Other Libraries


If you include jQuery before other libraries, you may use "jQuery" when you do some work with jQuery, and the "$" is also the shortcut for the other library. There is no need for overriding the $-function by calling "jQuery.noConflict()".
 <html>
<head>
<script src="jquery.js"></script>
<script src="prototype.js"></script>
<script>
// Use jQuery via jQuery(...)
jQuery(document).ready(function(){
jQuery("div").hide();
});

// Use Prototype with $(...), etc.
$('someid').hide();
</script>
</head>
<body></body>
</html>


Referencing Magic - Shortcuts for jQuery


If you don't like typing the full "jQuery" all the time, there are some alternative shortcuts:

  • Reassign jQuery to another shortcut

    • var $j = jQuery;

    • (This might be the best approach if you wish to use different libraries)



  • Use the following technique, which allows you to use $ inside of a block of code without permanently overwriting $:

    • (function($) { /* some code that uses $ */ })(jQuery)

    • Note: If you use this technique, you will not be able to use Prototype methods inside this capsuled function that expect $ to be Prototype's $, so you're making a choice to use only jQuery in that block.



  • Use the argument to the DOM ready event:

    • jQuery(function($) { /* some code that uses $ */ });

    • Note: Again, inside that block you can't use Prototype methods



Read More...

How jQuery Works

The Basics


This is a basic tutorial, designed to help you get started using jQuery. If you don't have a test page setup yet, start by creating a new HTML page with the following contents:
  <html>
<head>
<script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>
<script type="text/javascript">
// Your code goes here
</script>
</head>
<body>
<a href="http://jquery.com/">jQuery</a>
</body>
</html>

Edit the src attribute in the script tag to point to your copy of jquery.js. For example, if jquery.js is in the same directory as your HTML file, you can use:
 <script type="text/javascript" src="jquery.js"></script>

You can download your own copy of jQuery from the Downloading jQuery page.


Launching Code on Document Ready


The first thing that most Javascript programmers end up doing is adding some code to their program, similar to this:
 window.onload = function(){ alert("welcome"); }

Inside of which is the code that you want to run right when the page is loaded. Problematically, however, the Javascript code isn't run until all images are finished downloading (this includes banner ads). The reason for using window.onload in the first place is due to the fact that the HTML 'document' isn't finished loading yet, when you first try to run your code.

To circumvent both problems, jQuery has a simple statement that checks the document and waits until it's ready to be manipulated, known as the ready event:
 $(document).ready(function(){
// Your code here
});

The remaining jQuery examples will need to be placed inside the ready event so that they are executed when the document is ready to be worked on. Add the next section of code:
 $("a").click(function(event){
alert("Thanks for visiting!");
});

Save your HTML file and reload the test page in your browser. Clicking the link on the page should make a browser's alert pop-up, before leaving to go to the main jQuery page.

For click and most other events, you can prevent the default behaviour - here, following the link to jquery.com - by calling event.preventDefault() in the event handler:
 $("a").click(function(event){
alert("As you can see, the link no longer took you to jquery.com");
event.preventDefault();
});

Adding a CSS Class


Another common task is adding (or removing) a CSS (Cascading Style Sheet) class.
First, if you were to add some style information into the header of your script, like this:
 <style type="text/css">
a.test { font-weight: bold; }
</style>

and then added the addClass call -
  $("a").addClass("test");

all your a elements would now be bold. To remove the class, you'd use removeClass
 $("a").removeClass("test");


  • CSS allows multiple classes to be added to an element.)



Special Effects


In jQuery, a couple of handy effects are provided, to really make your web site stand out. To put this to the test, change the click that you added earlier to this:
 $("a").click(function(event){
event.preventDefault();
$(this).hide("slow");
});

Now, if you click any link, it should make itself slowly disappear.


Chainability (The Magic of jQuery)


jQuery uses an interesting concept called a "Builder" to make its code short and simple. The Builder pattern is an object-oriented programming design pattern that has been gaining popularity.

In a nutshell: Every method within jQuery returns the query object itself, allowing you to 'chain' upon it, for example:
 $("a").addClass("test").show().html("foo");

Each of those individual methods (addClass, show, and html) return the jQuery object, allowing you to continue applying methods to the current set of elements.

You can take this even further, by adding or removing elements from the selection, modifying those elements and then reverting to the old selection, for example:
 $("a")
.filter(".clickme")
.click(function(){
alert("You are now leaving the site.");
})
.end()
.filter(".hideme")
.click(function(){
$(this).hide();
return false;
})
.end();

Which would work against the following HTML:
<a href="http://google.com/" class="clickme">I give a message when you leave</a>

<a href="http://yahoo.com/" class="hideme">Click me to hide!</a>

<a href="http://microsoft.com">I'm a normal link</a>

Methods that modify the jQuery selection and can be undone with end(), are the following:

  • add(),

  • children(),

  • eq(),

  • filter(),

  • find(),

  • gt(),

  • lt(),

  • next(),

  • not(),

  • parent(),

  • parents() and

  • siblings().


Please check the Traversing API documentation for details of these methods.


Callbacks and Functions


A callback is a function that is passed as an argument to another function and is executed after its parent function has completed. The special thing about a callback is that functions that appear after the "parent" can execute before the callback executes.

Another important thing to know is how to properly pass the callback. This is where I have often forgotten the proper syntax.


Callback without arguments


For a callback with no arguments you pass it like this:
 $.get('myhtmlpage.html', myCallBack);

Note that the second parameter here is simply the function name (but not as a string and without parentheses). Functions in Javascript are 'First class citizens' and so can be passed around like variable references and executed at a later time.


Callback with arguments


"What do you do if you have arguments that you want to pass?", you might ask yourself.


Wrong


The Wrong Way (will not work!)
 $.get('myhtmlpage.html', myCallBack(param1, param2));

This will not work because it calls
myCallBack(param1, param2)

and then passes the return value as the second parameter to $.get().


Right


The problem with the above example is that myCallBack(param1, param2) is evaluated before being passed as a function.

In the below usage, an anonymous function is created (just a block of statements) and is registered as the callback function. Note the use of 'function(){'. The anonymous function does exactly one thing: calls myCallBack, with the values of param1 and param2 in the outer scope.
$.get('myhtmlpage.html', function(){
myCallBack(param1, param2);
});

param1 and param2 are evaluated as a callback when the '$.get' is done getting the page.
Read More...

Thursday, December 18, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
Read More...

Infolinks In Text Ads